Thursday, 5 December 2013

Tekhnik dan Prosedur Permodalan Wirausaha

By Kpoper Media | At 17:46 | Label : | 2 Comments

ghg Seorang wirausaha membutuhkan berbagai sumber daya atau factor produksi dalam menjalankan usahanya. Sumber daya yang diperlukan secara umum antara lain sumber daya alam,sumber daya manusia,sumber daya modal,sumber daya managerial dan teknologi, adapun yang akan kita bahas adalah mengenai sumber daya modal.

Sumber daya modal merupakan sumber daya financial atau keuangan. Tidak ada usaha yang tidak memerlukan uang dan sangat sedikit sebuah usaha yang dibiayai oleh pemilik sepenuhnya. Teknik dan prosedur permodalan usaha adalah hal yang berkaitan dengan mencari sumber-sumber dana untuk modal usaha dan mengelola asset financial. Hal ini merupakan faktor penting bagi kelancaran usaha. Oleh karena itu pendanaan sebuah usaha tidak harus seluurhnya berasal dari pemilik, maka keterbatasan modal tersebut harus dicarikan tambahan dari luar. Tambahan modal dapat berupa pinjaman, dapat juga berbentuk sistim bagi hasil,maupun penjualan saham.

1. Pinjaman

Sumber modal usaha yang diperoleh dari pinjaman biasanya berasal dari lembaga keuangan atau lembaga perbankan. Akan tetapi, untuk apatkan pinjaman tersebut pengusaha harus memenuhi berbagi syarat. Pertama adalah pengajuan permohonan, biasanya dalam bentuk proposal disertai dengan studi kelayakan usaha yang sedang atau akan dijalankan, dilanjutkan tahap wawancara,setelah itu pihak bank akan melakukan peninjauan ke lokasi usaha untuk menilai kesesuaian antara fakta yang ada pada proposal dan keadaan dilapangan.

2. Perusahaan Modal Ventura

Maksud kerja sama dengan perusahaan modal ventura berbentuk bagi hasil yaitu perusahaan modal ventura melengkapi dana wirausaha, sebagai kompensasinya perusahaan modal ventura memperoleh modal keuntungan yang besar tergantung kesepakatan. Seperti halnya pinjaman pada bank disini pengusaha juga harus mengajukan proposal atau rencana bisnis kedepan sebagai persyaratan.

3. Dana Ekuitas (Penjualan Saham Perusahaan)

Dana ekuitas adalah salah satu cara pengusaha dalam memproleh dana dengan cara menjual sahamnya kepada masyarakat(go public), perusahaan juga harus memenuhi persyaratan yang lebih sulit dan prosedur yang rumit dibandingkan mencari pinjaman pada bank maupun modal ventura, sebab harus mengikuti mekanisme dan peraturan yang ketat sebagi perusahan emitmen di bursa efek.

Berikut beberapa tahapan atau prosedur umum yang sering digunakan dalam pengajuan permohonan kridit pada bank atau LKBB

a. Pengajuan kredit

b. Melengkapi persyaratan dan mengisi formulir permohonan

c. Penelitian pendahuluan

d. Wawacara

e. Pemeriksaan ketempat usaha

f. Analisis permohonan kredit

g. Keputusan atas permohonan kredit

h. Pencairan kredit pada nasabah

Berikut beberapa persyaratan unutk mempeoleh kredit (KIK dan KMKP)

a. Pengusaha pribumi

b. Pengusaha atau perusahaan golongan ekonomi lemah

c. Mempunyai usaha yang jelas

d. Ada izin usaha atau sedang dalam pengurusan

e. Tidak sedang menikmati kredit bank lain

Read Other

Surat Pesanan dan Contohnya

By Kpoper Media | At 17:41 | Label : | 0 Comments

images a. Pengertian surat pesanan

Surat pesanan yang dikirimkan pembeli kepada penjual untuk membeli barng dan jasa yang diperlukan, dimana sebelumnnya mungkin pembeli sudah menerima surat penawaran dari penjual. Surat pesanan disebut juga surat pembeli.oleh karena itu, kedudukannya lebih kuat daripada surat penawaran.

b. Isi surat pesanan

Surat pesanan umumnya berisi hal-hal berikut :

1) Jenis dan macam barang yang akan dipesan

2) K[ualitas dan mutu barang

3) Kuantitas atau jumlah barang

4) Harga barang

5) Syarat penyerahan dan syarat pembayaran

6) Cara dan alat pembayaran dan pengiriman barang

7) Potongan harga apabila ada

c. Macam-macam surat pesanan

1) Surat pesanan berdasarkan penawaran

2) Surat pesanan berdasarkan penawaran yang berfaktur

3) Surat pesanan berdasarkan inisiatif sendiri

4) Surat pesanan berdasarkan iklan

Berikut contoh surat pesanan :

UD Adiki company

Jln.Dr.Soetomo 53 Solo

Solo

 

Nomor :011/PKA-P/DIR/10/13

Hal :-

Lampiran :Pesanan Barang

 

Kepada Yth

PT ADK tech

Jln. Dr.Soekotjo 17

Surabaya

 

Dengan hormat,

Sesuai dengan surat penwaran saudara nomor 213/dir-KE/07.13 tanggal 23 mei 2013, dengan ini kami memesan barang sebagai berikut:

a. 1 magic com merk yong ma @Rp 250.000.00

b. 1 buah VCD player mer Sony @Rp 550.000.00

Jumlah Rp 800.000.00

Potongan 5% Rp 100.000.00

Jumlah yang harus dibayar Rp 700.000.00

 

Terbilang :tujuh ratus ribu rupiah

Uang muka 50% dari Rp 700.000.00 yaitu sebesar Rp 350.000.00(tiga ratus lima puluh ribu), telah kami transfer via Rek-BCA Cab.Semarang. Ari kendalrejo No Rek. 0908070708067, tanggal 25 mei 2013. Sisanya kami transfer dengan nomor rekening yang sama setelah pesanan barang kami terima.

Dengan demikian pesanan barang dari kami, kami menunggu jawaban dari saudara. Atas kerjasama yang dapat terjalin kami ucapkan terima kasih

 
 

Solo,30 mei 2013

UD adiki company

Diki

Direktur

Read Other

Surat Penawaran Beserta Contohnya

By Kpoper Media | At 17:13 | Label : | 0 Comments

a. Pengertian surat penawaran

AFA Surat penawaran atau sering disebut offerte merupakan surat niaga yang isinya meminta informasi lebih rinci atau selengkap lengkapnya mengenai suatu produk atau jasa yang ditawarkan kepadanya atau informasi yang diperoleh dari sumber lain.

Sebuah perusahaa yang ingin maju selalu berusaha untuk mencari dan menambah relasi, dengan cara selalu menawarkan barang dan jasa produksinya. Surat penawaran dibuat dengan jelas dan terperinci sehingga calon konsumen memahami masud dan tujuan surat tersebut.

b. Isi surat penawaran

Surat penawaran umumnya berisi hal-hal berikut:

1) Nama dan macam barang

2) Kualitas dan mutu barang

3) Kuantitas dan jumlah barang –barang yang ditawarkan

4) Harga barang

5) Syarat penyerahan dan syarat pembayaran

6) Cara penyerahan dan cara pembayaran

7) Potongan harga

8) Sifat penawran dan lain-lain

c. Macam-macam surat penawaran

Surat penwaran terdiri atas beberapa macam, antara lain sebagai berikut:

1) Surat penawaran berdasarkan permintaan pembeli

2) Surat penawaran karena inisiatif sendiri

3) Surat penawaran berdasarkan iklan

Contoh surat penawaran:

CV Diki

Jln. H.Agus Salim 17 Solo

Solo

 

Nomor :02625 CA-P/9/13

Lampiran :-

Perihal : penawaran

 

Kepada Yth.

Pimpinan ADK com

Jln. Dr. Soetomo 53

 

Dengan hormat,

Menindaklanjuti pembicaraan kami lewat telepon pada tanggal 23 mei 2013 yang lalu mengenai perlengkapan computer yang kami pasarkan, dengan ini kami tawarkan dengan penjelasan sebagai berikut:

Processor : Core2duo

RAM : 1 GB

Monitor : LG LED 16’’

Keterangan :

1. Harga tersbut sudah termasuk PPN 10%

2. 20% dibayar pada waktu memsan barang

3. 60% dibayar setelah terima barang

4. 20% dibayar 1 minggu setelah barang diterima

Demikian penawaran dari kami, kami menunggu jawaban dari saudara.

Atas kerjasama yang terjalin, kami ucapkan terima kasih

 
 

Solo,25 -05-2013

CV Adiki company

diki, S.pd

Direktur

Read Other

Sumber Daya Organisasi Dan Fungsi Manajemen

By Kpoper Media | At 17:07 | Label : | 0 Comments

sdg Semua organisasi baik besar maupun kecil akan selalu menggunakan empat jenis sumber daya dari lingkungan mereka yaitu:

1. Sumber daya manusia

2. Sumber daya fisik

3. Sumber daya keuangan

4. Sumber daya informasi

Sumber daya manusia temasuk bakat manajerial dan tenaga kerja. Sumber daya financial adalah modal yang di gunakan oleh organisasi untuk menandai operasi yang berjalan maupun operasi jangka panjang. Sumber daya fisik meliputi bahan bahan mentah, fasilitas kantor dan produksi serta peralatan.

Sumberdaya Informasi merupakan data data yang digunakan untuk membuat keputusan yang efektif.

seorang manajer bertanggung jawab untuk mengkoordinasi sumberdaya tersebut untuk mencapai tujuan organisasi.

Cara yang dilakukan adalah dengan melakukan empat fungsi dasar manajemen:

1. Perencanaan(planning)

Perencanaan adalah suatu tindakan untuuk memilih tujuan, kebijaka,prosedur dan program program yang diperlukan untuk mencapai keinginan di waktu yang akan dating

2. Pengorganisasian (organizing)

Pengorganisasian dapat diartikan sebagai suatu proses penentuan, pengelompokan dan pengaturan berbagai aktivitas yang diperlukan untuk mencapai tujuan.

3. Penggerakan (actuating)

Pengerakan adalah suatu usaha attau tindakan semua anggota kelompok untuk mencapai sasaran sesuai sesuai dengan perencanaan dan usaha usaha organisasi

4. Pengawasan (controlling)

Pengawasan adalah pelaksanaan,penilaian, dan perbaikan beberapa factor dalam suatu perusahaan sesuai ketetapan rencana

Read Other

Materi Seni Menjual

By Kpoper Media | At 16:59 | Label : | 0 Comments

gf Aktivitas atau kegiatan menjual adalah salah satiu bidang kerja yang memerlukan kreativitas tinggi sang penjual,terutama dalam mempengaruhi minat calon pembeli. Seorang penjual harus memiliki dan memahami berbagai pengetahuan yang berkaitan dengan keuangan dan bisnis, pengetahuan menjual,ditambah sedikit mengenai psikologi karena profesi ini berhubungan dengan karakter konsumen yang beragam.

Agar mencapai keberhasilan dalam kegiatan penjualan ini, maka para penjual juga harus menerapkan seni menjual(salesmanship). Mengapa demikian? Sebab saat ini seni menjual telah menjadi tuntutan dari dunia bisnis, dimana persaingan anatara produk dan jasa dari perusahaan harus disiasati dengan keahlian para pemasarnya menggunakan seni menjual (salesmanship) ini akan mengatasi segala kesulitan yang dihadapii para pemasar ketika berada di lapangan.

Jadi yang dimasksud seni menjual (salesmanship) adalah sebuah seni yang dapat diterapkan dalam dagang dan hidup unut dapat mempengaruhi dan membujuk konsumen agar mengikuti apa yang kita kehendaki atau ditawarkan dengan cara yang positive.

Selain itu seni menjual juga dapat diartikan sebagai suatu usaha mencapai hasil yang diinginkan dengan jalan menggunakan kepandaian ilmu serta potensi yang ada sehingga menjadi ahli dalam bidang penjualan. Dalam ilmu menjual yang menjadi objek adalah penjual dan barang yang dijual. Sebelum melakukan penjualan barang dan jasa, seorang penjual harus mengetahui keadaan dirinya yang menyangkut keadaaan fisik,pendengaran,penglihatan,nada suara,cara bicara dan sebagainya. Seorang penjual perlu mengetahui dulu keadaan,sifat dan guna dari barang dan jasa yang akan dijualnya sebelum penjualan barang dan jasa dilakukan.

Sukses tidaknya penjualan tergantung sikap seoraang penjual. Adapun sikap penual yang disenang pembeli adalah sebagai berikut:

1. Pengetahuan atas diri sendiri, maksudnya seorang penjual sebelum mengenal para penjual harus lebih dulu mengenali dirinya sendiri

2. Pengetahuan atas barang yang akan dijual, maksudnya seorang penjual yang pandai mengetahui secara mendalam mengenai barang yang akan dijual terutama kualitas,kuantitas,kekuatan,model,cara menggunakan dan sebagainya

3. Pengetahuan tentang calon pembeli, maksudnya adalah seorang penjual harus dapat mengenal segala hal yang menyangkut para pembeli. Dengan demikian pelanggan akan merasa diperhatikan dan dihormati

B. Kepuasan Pelanggan

Pembeli atau pelanggan akan merasa puas,apabila mendapatkan barang yang sesuai keinginannya dan mendapatkan pelayanan yang baik dari penjual. Tujua dalam pelayanan pelayanan dalah kepuasan pelanggan,karena pelanggan yang puas dengan pelayanan akan memiliki kecerendungan kembali ke tempat belanja tersebut.

Oleh karena itu, berbagai upaya dilakukan perusahaan unuttk memberikan kepuasan pelanggan agar tidak beralih ke perusahaan lain. Cara yang dianggap tepat adalah memberikan pelayanan yang prima (excellent service) yaitu pelayanan yag berorientasikan pada pemenuhan tuntutan pelanggaan mengenai kualitas suatu produk barang atau jasa denga sebaik mungkin.

Supaya tujuan yang dimaksud terwujud, maka membutuhkan pelayanan yang prima, pelayanan yang dapat dilakukan dengan suatu konsep sebagai dasar pelayanan (basic service) yaitu konsep A-3 yang meliputi hal-hal beriku

1. Attiude (sikap)

Konsep attitude (sikap) terdiri atas beberapa bentuk,yaitu :

a. Pelayanan pelanggan dengan penampilan serasi

b. Pelayanan dengan berfikir positive

c. Pelayanan pelanggan dengan sikap menghargai

2. Attention (perhatian)

Konsep attention (sikap) meliputi:

a. Mendegarkan dan memahami kebutuhan pelanggan

b. Mengamati perilaku pelanggan

c. Mencurahkan perhatian penuh pada pelanggan

3. Action (tindakan)

Konsep action (tindakan) meliputi :

a. Pencatatan pesanan pelanggan

b. Pencatatan kebutuhan pelanggan

c. Penegasan kembali kebutuhan pelangan

d. Mewujuadakan kebutuhan pelanggan

e. Pernyataan terima kasih dengan harapan pelanggan kembali

Read Other

Saluran dan Jaringan Disribusi Wirausaha

By Kpoper Media | At 16:52 | Label : | 0 Comments

A. Saluran Dan Jaringan Distribusi

asa Agar berhasil dalam pendistribusian maka perusahaan haeus menentukan saluran dan jaringan distribusi yang tepat. Yang dimaksud dengan saluran dan jaringan distribusi adalah saluran yang digunakan untuk penyebaran barang dari produsen sampai kepara konsumen atau kepada para pemakai industry. Peranan saluran distribusi itu sendiri adalah sebagi berikut :

1. Melancarkan arus barang dan jasa

2. Mendekatkan barang-barang atau jasa-jasa kepada para konsumen

Saluran distribusi pada dasarnya terbagi menjadi beberapa jenis yaitu:

1. Saluran Distribusi Barang Konsumen

a. Produsen – konsumen

1) Pembeli mendatangi produsen

2) Pembeli memesan kepada pos

3) Produsen mendatangi rumah-rumah konsumen

b. Produsen – pengecer – konsuumen

c. Produsen – pedagang besar – pengecer – konsumen

d. Produsen – agen – pengcer – konsumen

e. Produsen – agen – pedagang besar- pengecer – konsumen

2. Saluran Atau Jaringan Distribusi Barang Industri

Barang industry terdapat empat macam saluran dan jaringan distribusi yang dapat digunakan unutk mencapai pemakai industry, yaitu sebagai berikut:

a. Produsen – pemakai industry

b. Produsen – distributor industry – Pemakai industri

c. Produsen – agen – pemakai industry

d. Produsen – agen – distributor industry –pemakai industry

3. Saluran dan jaringan distributor produk pertanian

Untuk produk pertanian dapat memilih distribusi berikut :

a. Produsen (petani) –pemakai industry

b. Produsen (petani) –pengumpul - konsumen

c. Produsen –perusahaan industry produk pertanian - konsumen

d. Produsen –pengumpul – perusahaan industry - konsumen

e. Produsen –pengumpul – perantara – perusahaan industry – perantara - konsumen

Beberapa macam pedagang perantara yang dapata menghubungkan antara produsen dengan konsumen, antara lain sebagai berikut:

1. Grosir (wholesaler) adalah orang atau badan yang membuka usaha dagangan yang membeli atau menjual kembali brang dagangan kepada para pengecer,pedagan besar dan lain-lain

2. Makelar adalah orang attau pengusaha yang melakukan kegiatan usaha perdagangan besar dengan bertindak sebagai yang mewakili pihak penjual atau pihak pembeli dengan wewenang yang terbatas

3. Komisioner adalah orang atau pengusaha yang melakukan persetujauan jual beli barang dagangan atas namanya sendiri untuk pihak tertentu yang menyuruh untuk mendapatkan komisi

4. Agen adalah pedagang atau pengusaha yang melaksanakan kegiatan penjualan attau pembelian berdasarkan kontrak jangka panjang dengan produsen dan memperoleh komisi

5. Pengecer adalah orang atau pemilik toko atau perusahaan yang kegiatan utamanya adalah menjual barang eceran

Read Other

Materi Prospek Usaha dan Proposal Usaha

By Kpoper Media | At 16:44 | Label : | 1 Comments

A. Prospek usaha

PROSPEK Seorang wirausaha untuk mendapatkan bantuan modal dari suatu lembaga atau instansi harus mengajukan proposal terlebih dahulu. Proposal tersebut digunakan untuk memberi gambaran calon pemberi kredit untuk mengetahui seluk beluk usaha yang dijalankan oleh wirausahawan.

Apabila seorang wirausaha telah menemukan peluang usaha unutk dijalankan langkah selanjutnya adalah ia harus memastikan bahwa peluang usaha yang akan dijalankan mempunyai prospek yang cerah untuk kedepannya. Sebab apabila tidak yakin usaha tersebut mempunyai prospek kerja yang cerah maka yang terlihat adalah kebangkrutan.

Prospek usaha merupakan gambaran tentang masa depan suatu produk atau perusahaan yang menunjukkan suau harapan yang cerah dalam perkembangan usahanya atau kemajuan yang pesat.

Membutuhkan perjuangan dan pengorbanan dari wirausahawan agar suatu produk mempunyai prospek yang baik ke depan. Cerahnya suatu prospek usaha banyak dipengaruhi faktor – faktor yang berasal dari wirausahawan itu sendiri, antara lain :

1. Minat dan bakat seseorang

2. Pengalaman yang dimiliki

3. Modal atau fasilitas usaha

4. Relasi atau referensi yang dimiliki

Secara umum, beberapa hal yang dapat dijadikan bagi wirausahawan agar usaha yang dijalankan berprospek cerah kedepan,antara lain sebagai berikut :

1. Harus memiliki produk usaha yang mempunyai permintaan tinggi atau digemari oleh masyarakat dalam jangka panjang

2. Harus selalu kreatif dan inovatif terhadap produk yang di ciptakan agar konsumen tidak bosan

3. Harus selalu mengikuti selera konsumen maupun tren yang sedang terjadi

4. Memberikan pelayanan prima pada konsumen dan para pelanggannya

5. Menjalankan manajemen usaha yang benar

Wirausahawan juga harus tanggap melihat bisnis modern yang mungkin ia jalankann dengan ciri-ciri sebagai berikut:

1. Spesialisasi usaha atau produk yang dipilih

2. Saling ketergantungan dengan perusahaan lain

3. Membuat produksi masal dan lebih bervariasi

Selain itu semenarik apa pun bisnisnya pasti juga mengandung risiko yang belum jelas, sehingga wirausahawan harus pula melihat sisi kelayakan usahanya yang ditinjau dari beberapa segi. Adapun hal-hal yang harus diketahui dalam kelayakan usaha menyangkut bberapa segi, di antaranya sebagai berikut :

1. Efektivtas usaha yang dapat dicapai,dilihat dari segi kualitas maupuun kuantitasnya

2. Sumbeer daya dan dana yang telah dimiliki maupun yang akan dicari

3. Keberanian merencanakan idea atau gagasan dalam bentuk rencana yang logis untuk dijalankan

4. Orisinilitas ide dalam menciptakan produk baru maupun memodifikasi yang telah ada sehingga layak jual

5. Nilai ekonomi dari produk yang dihasilkan sehingga memenuhi harapan,permintaan dan selera konsumennya.

B. Sitematika Penyusunan Proposal Usaha

Proposal usaha adalah dokumen tertulis yang disiapkan oleh wirausahawan yang mengambarkan semua unsure yang relevan,baik internal maupun eksternal mengenai usaha atau proyek baru. Dengan kata lian proposal usaha merupakan segala hal yang menyangkut perencanaan usaha yang tertuang dalam dokumen yang tertulis secara rinci.

Proposal usaha juga dapat mencerminkan diri pribadi dari pembuatnya, maka sebaiknya proposal usaha harus orisinil dan tidak sekedar menyalin milik orang lain. Proposal usaha pada intinya terdiri atas sasaran dan strategi. Sasaran adalah apa yang ingin dicapai wirausahawan atau perusahaan sedangkan strategi adalah arah tindakan untuk mencapai sasaran usaha.

Dengan membuat proposal usaha, pengusaha dapat mencegah kemungkinan kegagalan pada usaha yang dapat terjadi kemudian hari. Seperti kita ketahui bahwa kegagalan usaha pada dasarnya disebabkan oleh beberapa faktor yaitu :

1. Tidak ada perencanaan yang tepat dan matang

2. Kurang dana untuk modal usaha

3. Kurang pengalaman dalam bidang usaha

4. Tidak cocok antara minat dan bakat terhadap usaha yang dijalankan

5. Lemahnya pemasaran

6. Banyak persaingan yang tidak sehat

Beberapa manfaat yang dapat dipetik oleh para wirausahawan dengan dibuatnya proposal usaha atau bisnis, antara lain sebagai berikut

1. Untuk membandingkan antara perkiraan dengan hasil nyata

2. Memantu wirausahawan untuk mengembangkan dan menguji strategi serta hasil yang diharapkan dari sudut pandang pihak lain

3. Sebagai alat komunikasi bagi wirausahawan untuk memaparkan dan meyakinkan gagasan kepada pihak lain

4. Membantu wirausahawan untuk berfikir kritis dan objektif atas bidang usaha yang ditekuni

5. Persaingan faktor ekonomi dan analisis financial yang masuk dalam subjek proposal usaha,dapat mendekati asumsi secara cermat mengenai seberapa besar tingkat keberhasilan usaha.

Sebenarnya tidak ada aturan atau petunjuk baku dalam penyusunan keranja proposal usaha. Akan tetapi pada umumnya proposal usaha memuat hal-hal berikut :

1. Halaman depan

Pada halaman depan mencantumkan nama dan alamat perusahaan serta nama orang yang bertanggung jawab

2. Daftar isi

Menyebutkan seluruh isi kerangka proposal usaha lengkap dengan nomor halaman

3. Rangkuman perusahaan

Berguna untuk mengetahui dengan cepat keseluruhan isi proposal

4. Penjelasan perusahaan

Mengungkapkan strategi perusahaan dan tim manajemen pengelola perusahaan

5. Pemasaran

Mengungkapkan tentang pasar yang dituju,besarnya potensi pasar dan berbagai strategi serta ramalan tentang target konsumen pada masa mendatang

6. Barang dan jasa yang dihasilkan

Mengungkapkan tentang kualitas,kuantitas,kegunaan dan keistimewaan barang dan jasa yang di produksi

7. Usaha meningkatkan penjualan

Menjelaskan tentang berbagai teknik promosi yang dilakukan,tenaga penjual yang akan digunakan serta perantara-perantara penjual yang dibutuhkan perusahaan

8. Pemodalan

Menjelaskan tentang rencana pemodalan dan proyeksi laba dan rugi perusahaan,neraca pendahuluan,aliran kas dan pendapatannya

9. Apendiks

Disini dilampirkan berbagai keterangan yang dibutuhkan untuk melengkapi proposal usaha seperti SIUP,SITU dll

Read Other

Wednesday, 4 December 2013

Materi Tentang Promosi

By Kpoper Media | At 11:53 | Label : | 0 Comments

af Salah satu upaya perusahan dalam mengenalkan produknya dengan cara promosi. Promosi merupakan upaya yang dilakukan perusahaan uutk memberitahu,membujuk dan mengingatkan tentang produk perusahaan sehingga dapat mengerahkan seseorang untuk melkukan pembelian terhadap produk tersebut.

Promosi sebenarnya mencakup kegiatan yang sangat luas dimulai sejak pemasangan periklanan,mendatangi konsumen dari rumah ke rumah,pelayanan penjualan produk,demonstrasi penjualan dan sebagainya. Pada masa sekarang promosi kegiatan promosi semmakin ditingkatkan karena banyak persaingan di era pasar global.

Suatu perusahaan semakin menyadari akan pentingnya kegiatan promosi untuk mencapai tujuan perusahaan yaitu meningkatkan keuntungan akan tetapi sebelum perusahaan mengadakan promosi hendaknya membbuat perencanaan yang matang dengan mempertimbangkan factor-faktor yang ada kaitannya dengan kegiatan promosi. Promosi yang tepat bukanlah pekerjaan yang sederhana, tetapi bukan berarti sebuah pekerjaan yang rumit. Semuanya harus disesuaikan dengan kondisi perusahaan serta strategi pemasaran yang dipilih. Yng terpenting adalah promosi sebagai media untuk mendorong tercapainya program penjualan.

Secara garis besar tujuan dilakukannya promosi adalah sebagai berikut:

1. Mengubah tingkah laku dan pendapatan konsumen

2. Memberitahu pasar yang dituju melalui penawaran produk

3. Membujuk masyarakat konsumen agar menyenangi dan mendorong pembelian

4. Mengingatkan masyarakat konsumen akan manfaa produk

5. Mempertahankan merk produk perusahaan di pasaran

Kegiatan promosi bukan pekerjaan yang mudah dan sering kali menyangkut biaya yang tidak sedikit, sehingga agar menguntungkan penyelenggaraan promosi harus mempunyai sasaran yang luas. Sasaran kegiatan promosi ditujukan kepada:

1. Seluuruh masyarakat konsumen agar mereka mau membeli

2. Para pembeli produk dari perusahaan tersebut

3. Para pemakai produk pada waktu sekarang

4. Para calon konsumen potenisal

5. Para langganan yang setia membeli produk tersebut

6. Para distributor dan agen

7. Para pesaing,pedagang besar maupun kecil

8. Pemerintah yang memerlukan produk tersebut

9. Mereka yang mempunyai kekuasaan dan dapat memerintahkan untuk membelinya

Dengan kegiatan promosi, perusahaan akan mempunyai alat informasi untuk memperkenalkan produknya pada masyarakat. Selain itu keuntungan melakukan promosi adalah sebagai berikut

1. Meningkatkan omzet penjualan produk

2. Meningkatkan keuntungan perusahaan

3. Membentuk product motives dan patronage motives

4. Produk perusahaan menjadi terkenal

5. Perputaran modal kerja perusahaan menjadi lebih cepat

Read Other

Materi Pengertian Wirausaha

By Kpoper Media | At 11:40 | Label : | 0 Comments

ag Wira : pahlawan ,laki- laki jantan

Usaha : kegiatan dengan mengerahkan tenaga ,pikiran atau badan untuk mencapai suatu maksud. Selain itu bisa di sebut suatu pekerjaan ,ikhtiar dan upaya mencapai sesuatu.

Dalam bahasa inggris wirausaha adalah entrepreneur dan kewirausahaan enterpreneurship (SAVARY, kamus dagang 1723)

Wirausaha adalah kemampua seseorang untuk hidup sendiri di dalam menjalankan kegiatannya usahanya yang bebas lahir dan batin. Kewirausahaan adalah sikap mental dan sifat jiwa yang selalu aktif dalam berusaha memajukan karyanya dalam rangka meningkatkan usahanya.

Pengertian kewirausahaan menurut para ahli

1. Robin (1996)

Suatu proses proses seseorang guna mengejar peluang-peluang guna memenuhi kebutuhan dan keinginan melalui inovasi tanpa emperhatikan sumberdaya yang mereka kendalikan

2. Lampiran inpres no4 (1995)

Tentang gerakan nasional gnmk(gerakan nasional masyarakt membudayakan kewirausahaan) pengertian kewirausahaan adalah semangat,sikap perilaku dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha atau kegiatan yang mengarah pada upaya kerja teknologi dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik dan keuntungan yang besar.

Manfaat wirausaha:

1. Menambah daya tampung tenaga kerja sehingga mengurangi pengangguran

2. Sebgai generator pembangunan lingkungan bidang produksi distribusi pemeliharaan lingkungan ,kesejahteraan dan lain – lain

3. Menjadi contoh anggota masyarakat lain. Sebagai pribadi yang unggul yang patut di contoh dan diteladani karena wirausaha orang yang terpuji, jujur, dan tidak merugiormati hokum dan perkan orang lain

4. Selalu menghormati hokum dan peraturan yang berlaku berusaha menjaga dan membangun lingkungan

5. Berusaha memberi bantuan kepada orang lain dan pembangunan social sesuai dengan kemampuannnya

6. Berusaha mendidik karayawannya menjadi orang yang mandiri,disiplin,jujur,tekun dalam menghadapi pekerjaan

7. Memberi contoh bagaimana kita harus bekerja keras tetapi tidak melupakan perintah agama

8. Hidup secara efisien

9. Memlihara keserasian lingkungan baik dalam pergaulan maupun kebersihan lingkungan

Read Other

Peluang dan Risiko Usaha

By Kpoper Media | At 11:30 | Label : | 3 Comments

af 1. Peluang Usaha

Menurut kamus besar bahasa Indonesia ,peluang berarti kesempatan;kesempatan baik;jadi peluang usaha dapat di artikan sebagai kesempatan baik dalam melakukan usaha.Sebenarnya peluang usaha banyak terdapat di sekeliling kita

Hanya saja kita yang tidak dapat menangkapnya seebagai peluang. Namun bagi orang yang kreatif dan inovatif dan mempunyai kepekaan bisnis setiap aspek kehidupan dapat menjadi peluang usaha yang bias menguntungkan . Hal ini karena sumber informasi yang di milikinya akses terhadap informasi di pengaruhi oleh pengalaman hidup dan hubungan sosial.

a. Pengalaman Hidup

Pengalaman hidup memberikan akses yang lebih mengenai informasi

Dan pengetahuan mengenai penemuan peluang . Dua aspek dari pengalaman

Hidup yang meningkatkan kemungkinan seseorang menemukan peluang yaitu fungsi kerja dan variasi kerja

b. Hubungan Sosial

Hubungan sosial merupakan langkah penting dimana seorang mendapatkan informasi dan berinteraksidengan orang lain. Beberapa ahli menyarankan ketika seseorang takut berwirausaha secara sendirian,maka sebaiknya mengawali usaha secara berkelompok. Oleh karenanya , kualitas dan kuantitas dalam berinteraksi sosial akan lebih memungkinkan individu untuk membuat kelompok dalam berwirausaha. Informasi penting yang di perlukan ketika akan berwirausaha adalah informasi mengenai lokasi,potensi pasar,sumber modal dan ,pekerja dan cara pengorganisasiannya. Kombinasi antara jaringan yang luas dan keaneragaman latar belakang akan mempermudah mendapatkan informasi tersebut.

Kadang-kadang tanpa kita sadari kita telah menangkap peluang usaha. Adanya peluang usaha bisa terjadi Karena berbagai hal diantaranya sebagai berikut :

a. Masalah-masalah

Suatu masalah seringkali dianggap sebagai hal yang menyusahkan,merugikan menyengsarakan dan sebagainya. Hanya orang yang berpikiran jernih yang dapat melihat bahwa suatu masalah pasti ada penyelesaiannya. Bahkan, jika kita sering menghadapi masalah dengan sendirinya kita terpacu untuk belajar menyelesaikan masalah,maka tanpa kita sadari kita telah lebih pandai dan bijak dalam menyikapi dan menyelsaikan masalah yang datang pada kehidupan kita.

Masalah yang hadir dalam kehidupan kita justru akan menghasilkan peluang usaha, sebab semua masalah memerlukan solusi, alternative dan pemecahan dan jalan keluar yang dapat memberikan nilai ekonomis bagi yang mampu menawarkan sesuai kebutuhan yang ada.

b. Kebutuhan-kebutuhan

Setiap orang mempunyai kebutuhan hidup yang berbeda beda. Kebutuhan tersebut antara lain adalah sandang, pangan, papan pendidikan, kesehatan dan sebagainya.setiap orang berusaha untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Semua kebutuhan di atas akan memunculkan permintaan dan penawaran, maka akan melahirkan peluang-peluang usaha guna memenuhi permintaan. Dalam perkembangannya kebutuhan akan barang dan jasa berkeembang dengan pesat baik dalam jenis komoditi maupun jumlahnya. Oleh karena itu terdapat banyak peluang usaha untu memenuhi kebutuhan-kebutuhan tersebut.

c. Keinginan-keinginan

Manusia mempunyai keinginan yang tidak terbatas,baik jenis maupun jumlahnya. Karena itu peluang muncul karena keinginan-keinginan manusia yang tidak terbatas.

d. Peluang Usaha karena diciptakan

Seorang wirausaha dicirikan dengan banyak pemikiran-pemikiran-pemikiran baru dan menccoba mengimplemetasikan hasil pemikirannya. Sehingga bisa menciptakan nilai tambah bagi setiap produk dan jasa yang dihasilkan. Jadi ,dalam proses penciptaan kreasi dan inovasi baru tersebut dappata menciptakan peluang usaha baru.

2. Risiko usaha

Risiko berarti akibat yang kurang menyenangkan dari suatu tindakan atau usaha. Oleh karena itu, tidaklah mengherankan kalau banyak mengelak dari risiko. Kebnyakan orang ingin selalu aman,nyaman dan tentram. Padahal risiko merupakan bagian yang tidaj dapat ditinggalkan pada suatu kehidupan.

Hanya orang yang berjiwa wirausaha yangtidak takut menghadapi risiko. Disitulah perbedaan orang yang mempunyai jiwa wirausaha atau tidak.

Tugas manajemen risiko :

a. Mengidentifikasi risiko yang dihadapi

b. Mengukur dan menentukan besarnya risiko

c. Mencarikan jalan keluar untuk menangani risiko tersebut.

Ini berarti orang harus menyusun strategi untuk memperkecil atau mengendaliikan risiko tersebut.(ARIKRISTANTO53.BLOGSPOT.COM)

B. Sikap Wirausaha terhadap Peluang dan Risiko

Apabila seorang wirausaha mau bekerja kras, ulet dan percaya pada kemampuan sendiri ,maka wirausahawa tersebut akan mudah dalam mengidentifikasi peluang usaha dan dapat memperkecil risiko yang ada. Untuk dapat memanfaatkan peluang usaha tersebut seorang wirausaha harus berpikir positif dan kreatif.serta memiliki sifat sebagai berikut:

1. Percaya dan yakin bahwa usaha atau bisnis tersebut bisa di laksanakan

2. Dapat menerima gagasan baru di dalam dunia usaha atau bisnis

3. Mau bertanya pada dirii sendiri

4. Mempunyai etos keja yang tinggi

5. Mau belajar dan berusaha untuk belajar berkomunnikasi

Seorang wirausaha harus dapat menggunakan kesempatan atau peluang yang ada sebelum peluang terebut berakhir atau dimanfaatmkan orang lain.

Beberapa hal yang harus di perhatikan dalam merintis usaha baru adalah sebagai berikut:

1. Bidang usaha dan jenis yang akan dimasuki

2. Bentuk usaha dan kepemilikan yang akan di pilih

3. Organisasi usaha yang akan di gunakan

4. Jaminan usaha yang akan di peroleh

5. Lingkungan usaha yang mungkin berpengaruh

6. Tempat usaha yang akan di pilih

C. Mengidentifikasi Peluang Usaha

Mengidentifikasi berarti menetapkan.sedangkan mengidentifikasi peluang usaha artinya menetapkan adanya peluang usaha. Mengidentifikasi peluang usaha dapat dapat di lakukan dengan menyimak bidang usaha pokok yang meliputi kedudukan pasar ,probabilitas,sumberdaya manusia keuangan ,sarana kerja, tanggung jawab dan pengembangan usaha. Mengidentifikasi peluang usaha dapat dilakukan dengan belajar manajeemen usaha,meminta jasa konsultan manajemen ,meminta jasa konsultan manajemen ,meminta jasa keluarga dalam berkeluarga yang bepengalaman dalam berwirausaha.

Usaha memberikan kita peluang untuk maju dapat diidentifikasikan sebagai usaha yang mampu meraih keuntungan .untuk mencapai keberhasilan,langkah yang pertama dalam mengidentifikasi peluang usaha adalah menumbuhkan citr positif pada diri sendiri. Tetaplah optimis dalam menghadapi situasi apapun dalam dalam bisnis.

Menurut James L.Hesbett,kekuatan-kekuatan peluang usaha yang memacu penawaran dan permintaan jasa antara lain sebagai berikut:

1. Meningkatnya system distribusi yang didasarkan aatas informasi

2. Adanya deregulasi

3. Berkurangnya hambatan perdagangan

4. Meningkatnya teknologi informasi

5. Perkembangan pasar global

6. Konsumen semakin menghargai nilai waktu

D. Mengidentifikasi dan Menetapkan Peluang Usaha dan Risiko Yang Dihadapi

Beberapa contoh pengidentifikasian dan penetapan peluang usaha dan risiko yang dihadapi

1. Bidang usaha jual beli

Upaya yang dapat dilakukan pada dalam menjalankan usaha ini adalah sebagai berikut:

a. Menciptakan nilai tambah dari perkembangan teknologi komunikasi yang cepat berubah dengan berbagai inovasi.

b. Memenuhi dengan cepat dan memuaskan permintaan pasar yang tinggi akan produk.

c. Melayani konsumen yang ingin maju baik dalam kegiatan bisnis maupun pribadinya.

Risiko yang dihadapi antara lain sebagai berikut:

a. Perubahan harga yang begitu cepat, misalnya menurunnya harga sehingga harus diusahakan agar tidak terlalu lama menyimpan barang dan harus segera laku.

b. Perubahan model yang cepat sehingga harus selalu mengikuti pperkembangan model dan perkembangan teknologi komunikasi.

2. Bidang Usaha Kesehatan

Langkah yang harus di tempuh dalam menjalankan usaha ini adalah sebagai berikut:

a. Mendirikan sarana kebugaran,kesehatan ,kecantikan

b. Melayani pijat refleksi atau pengobatan alternative

Risiko yang mungkin di hadapi adalah:

a. Harus dapat bersosialisasi dengan masyarakat sekitar.

b. Dapat menjaga image positif dari masyarakat

3. Bidang Usaha Hiburan

Inisiatif yang dapat diambil dari usaha bisnis hiburan, antara lain sebagai berikut:

a. Mendirikan jasa hiburan keliling

b. Menyediakan sarana transportasi untuk anak anak dan keluarga,seperti kereta kelinci dan lain lain

Risiko yang harus dihadapi pada jasa hiburan adalah akan mengalami ramai pada musim liburan dan hari hari sepi pada saat sekolah dimulai.kondisi cuaca juga harus diperhitungkan karena usaha semacam ni tidak aka nada pengunjung saat musim penghujan.

4. Bidang Usaha Angkutan

Usaha ini dilakukan dengan cara cara sebagai berikut:

a. Menjalin hubungan dengan pemasok atau pembeli

b. Menggerakkan armada angkutan

c. Memeberi peran baru pada sarana transportasi

Risiko yang di hadapi pada jsa transaksi adalah ancaman keselamatan dijalan sagat perlu diantisipasi karena banyak perusahaan jasa transportasi yang bangkrut karena beberapa kali kendaraannya mengalami kecelakaan di jalan raya. Selain itu juga banyak persaingan sehingga seringkali pada jam jam angkot tidak ada penumpang.

5. Bidang Usaha Cendera Mata

Langkah yang dapat di ambil sebagai berikut:

a. Menciptakan sendiri cendera mata yang unik terutama dari bahan limbah.

b. Memasarkan hasil kerajinan khas daeerah yang potensial dijadikan cenderamata.

c. Memesan pada perajin dengan design seendiri

Risiko yang dihadapi antara lain sebagai berikut:

a. Harus selalu menemmukan ide dan design baru agar konsumen tidak jenuh.

b. Produk sering ditiru oleh produsen lain.

6. Bidang Usaha Perkreditan

Bidang Usaha Perkreditan dapat dijalankan dengan cara seperti berikut:

a. Menjamin dan Memastikan urusan kredit berjalan dengan baik.

b. Memperemukan kebutuhan pemasok dan pemakai kredit

c. Menciptakan peluang baru dari kesulitan pengadaan khas atau pengadaan barang.

d. Memberikan nilai tambah pada khas yang yang senggang dan barang modal atau barang konsumsi berharga.

Risiiko yang harus di hadapi pada usaha perkreditan, misalnya beberpa nasabah atau peminjam yang nakal. Mereka tidak mengangsur pembayaran jadi harus diantisipasi dengan serius.

7. Bidang Usaha Olahan

Langkah yang dapat ditempuh antara lain sebagai berikut:

a. Meniptakan peluang baru yang berkaitan antara bahan baku dan kebutuhan manusia dillingkungannya.

b. Member nilai tambah pada bahan baku melalui proses olahan.

c. Memperdayakan teknologi untuk mengolah bahan baku

d. Memasarkan produk yang dibutuhkan para konsumen.

Risiko yang dihadapi :

a. Perlu kerja keras dalam memasarkan produk baru kepada masyarakatt.

b. Apabila prospek kedepan bagus dengan mudah akan muncul produk sejenis.

8. Bidang Usaha Tata Boga

Dapat di jalankan dengan strategi berikut:

a. Menciptakan peluang baru dari kesibukan manusia dalam era pembangunan dan memberi nilai tambah pada masakan tradisional.

b. Memasarkan fast food khas Indonesia.

c. Melakukan sentuhan pada proses penyimpanan dan muu pelayanan paa saat pnyajian makanan.

Risikko yang dihadapi antara lain sebagai berikut:

a. Perlu waktu yang cukup lama untuk memperkenalkan produk dan meyakinkan ke konsumen.

b. Apabila kelihatan berhasil akan banyak pesaing usaha sejenis yang muncul.

9. Bidang Usaha Rekrutmen

Dapat di jalankan dengan cara berikut:

a. Mempertemukan kebutuhan perusahaan akan tenaga pekerja dan kebutuhan pencari kerja.

b. Menyediakan tenaga pelatih untuk SDM perusahaan.

Risiko yang mungkin dihadapi adalah:

a. Sering menerima akibat dari kesalahan atau penipuan yang dilakukan perusahaan lain yang tidak bertanggung jawab.

b. sering dicurigai oleh masyarakat sebagai usaha yang menipu.

10. Bidang Usaha Konveksi

Bidang usaha konveksi dapat dilakukan dengan usaha sebagai berikut:

a. Menyediakan jasa pembelian bahan sekaligus jasa menjahitnya

b. Hanya melayani jasa menjahitnya

c. Membuat design baru kemudian menjahitnya lalu dijual di toko sendiri

Risiko yang mungkin dihadapi:

a. Motif dan jenis bahan yang berkembang dengan cepat sehinggaperlu mengikuti perkembangan yang ada.

b. Jika belum dikenal maka belum banyak orang yang datang

c. Karena baju yang dibuat hanya satu dan tidak ada yang sama maka pembelian bahan tidak boleh di lakukan dalam partai besar,hal ini menyebabkan harga menjadi mahal.

read Other

Pajak Pribadi Dan Pajak Usaha

By Kpoper Media | At 11:23 | Label : | 0 Comments

adad Pajak pribadi merupakan pajak yang dikenakan pada orang orang pribadi yang bertempat tinggal di Indonesia atau berada di Indonesia lebih dari 183 hari dalam jangka waktu 12 bulan atau orang pribadi yang dalam satu tahun pajak berada di Indonesia dan mempunyai niat untuk bertempat tinggal di Indonesia.

Berdasarrkan undang-undang nomor 38 tahun 2008 tentang perbahan keempat atas undang-undang nomor 7 tahun 1983 tentang pjak penghasilan yang diterbitkan pada tanggal 23 september 2008 di lembaran negar RI tahun 2008 nomo133. Undang-undang itu mulai berlaku pada tanggal 1 januari 2009 sehingga unutk pajak penghasilan (PPh) pribadi dikenakan pada orang pribadi yang mempunyai penghasilan di atas penghasilan tidak kena pajak (PTKP),di tentukan sebagai beikut:

1. Rp 15.840.000,00 untuk diri wajib pajak pribadi

2. Rp 1.320.000,00 tambahan untuk wajib pajak yang kawin

3. Rp 15.840.000,00 tambahan untuk seorang isteri yang penghasilannya di gabung dengan suami

4. Rp 1.320.000,00 Tambahan unutk setiap anggota keluarga sedarah dan keluarga semenda dalam garis keturunan lurus serta anak angkat yang menjadi tanggungan sepenuhnya, paling banyak 3 orang unutk setiap keluarga.

Pajak usaha adalah pungutan atau pajak yyang dikenakan kepada suatu usaha baik usaha perseorangan,firma(Fa),komanditer(CV),terbatas(PT),koperasi yayasan dan kegiatan usaha yang lain.yang termasuk pajak usaha ada bebrapa macam, yaitu sebagai berikut:

1. PPh pasal 21

Pajak penghasilan adalah pemotongan pajak atas penghasilan yang diterima atau diperoleh wajib pajak orang pribadi dalam negeri sehubungan dengan pekerjaan,jasa dan kegiatan. Pihak yang wajib melakukan pemotongan.penyetoran dan pelaporan pajak adalah pemberi kerja,bendaharawan pemerintah,dana pensiunan,badan,perusahaan dan penyelenggaraan kegiatan.

2. PPh pasal 22

Pajak penghasilan adalah pembayaran pajak penghasilan dalam tahun berjalan yang dipungut sehunungan dengan pembayaran atas penyerahan barang dan kegiatan dibidang impor atau kegiatan usaha lain

3. PPh pasal 23

Pajak penghasilan adalah pembayaran pajak penghaskan dalam tahun berjalan yang dipotong atas penghasilan yang menerima atau diperoleh wajib pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap yang berasal dari modal,penyerahan jasa atau penyelenggaraan kegiatan selain yang telah dipotong pajak sebagaiman yang dimaksud dalam pasal 21

Selain pajak diatas ada pajak :PPh pasal 24,25,26,28,pajak pertambahan nilai (PPN), dan pajak atas penjualan barang mewah (PPn-BM)

Dari beberapa jenis pajak yang ada,tidak semua menjadi kewajiban wajib pajak usaha,bergantung bidang usaha yang dijalani,macam barang dan jasa yang diproduksi atau diperdagangkan serta besar kecilnya usaha.

Tarif pajak yang dikenakan atas penghasilan kena pajak dibedakan menjadi 2 yaitu tarif bagi wajib pajak pribadi dan tarif bagi wajib pajak didalam negeri dan bentuk usaha tetap.

1. Untuk Wajib Pajak Orang Pribadi Dalam Negeri

Untuk wajib pajak orang pribadi dalam negeri,pengenaan tarif pajaknya ditetapkan progersif sebagai berikut:

a. Penghasilan sampai dengan Rp 50.000.000,00 tarifnya 5%

b. Penghasilan diatas Rp 50.000.000,00 sampai dengaan Rp 250.000.000,00 tarifnya 15%

c. Penghasilan diatas Rp 250.000.000,00 sampai dengan Rp 500.000.000,00 tarifnya 25%

d. Penghasilan diatas Rp 500.000.000,00 tarifnya 30%

2. Wajib pajak badan dalam negeri dan bentuk usaha tetap adalah sebesar 28%

Untuk keperluan penerapan tarif pajak,jumlah penghasilan kena pajak dibulatkan ke bawah dalam ribuan penuh.contohnya penghasilan kena pajak sebesar Rp 6.060.900,00 uunutk penerapan tarif dibulatkan ke bawah menjadi Rp 6.060.000,00

Read Other

Materi Negosiasi Kwu

By Kpoper Media | At 11:15 | Label : | 0 Comments

xc Negosiasi menjadi salah satu factor penting dalam dunia usaha. Negosiasi adalah proses tawar menawar dengan jalan berunding unut mencapai kesepakatan bersama antara satu pihak dengan pihak lain. Negosiasi merupakan satu bagian dari kegiatan komunikasi selain kegiatan promosi akan menunjang keberhasilan perusahaan. Oleh karena itu para pengusaha harus lebih mengasah kemampuan dalam bernegosiasi agar dalam setiap kesempatan bernegosiasi ia dapat memenangkan negosiasi itu dengan cara yang kreatif dan positif.

Berikut beberapa teknik atau cara bernegosiasi yang dapat dipelajari untuk meningkatkan kemampuan kita,antara lain:

1. Pura-pura tidak cocok

Berpura-pura tidak cocok , misalnya barang-barang ada cacat maka rekanan bisnis kita akan menurukan syarat penawarannya.

2. Ya atau tidak

Disini pengusaha akan memberikan ultimatum pada calon mitra bisnisnya unutk menerima apa yang ditawarkan persis adanya. Ultimatum itu harus diberikan dengan mimic serius sehingga mitra bisnis akann merasa khawatir dalam negosiasi tersebut.

3. Pura-pura batal

Pengusaha disini berpura-pura membatalkan bisnis dan negosiasinya. Akan tetapi,tanpa sepengetahuan mitra bisnisnya ,tetap berjuang unutkk mencapai keberhasilan usahanya.

4. Lambungan bola rendah

Pada mulanya taktik ini kita akan menawarkan persyaratan ringan tetapi setelah penawaran diterima akan segera merembet kepada masalah-masalah yang berkaitan dengan semua persyaratan semula.

5. Persediaan terbatas

Dalam bernegosiasi kita dapat menyebutkan tentang persediaan barang dagangan terbatas karena laku keras. Dengan demikian, mengesankan kepada pembeli agar segera memutuskan pembelian dan tidak menyesal karena kehabisan stok barang.

6. Bersabar

Dengan penuh kesabaran, kita harus bersabar menunggu sampai calon mitra bisnisnya dapat menerima persyaratan bisnis yang kita ajukan

7. Tekanan terus-menerus

Perlawanan dengan taktik bersabar. Sejak awal bernegosiasi kita sudah melancarkan serangan dengan tawaran-tawaran. Dengan menyerang dan dipertahankan terus-menerus sampai calon mitra bisnis kita menyerahdan akhirnya menyetujui persyaratan bisnis tersebut

8. Menggigit sedikit demi sedikit

dalam taktikk ini kita tidak boleh memperlihatkan kelemahan atau kesalahan sama sekali. Disini kita harus berusaha memenangkan bisnis dalam negosiasi sehingga calon miitra bisnnis kita tidak menyadari bahwa sebenarnya banyak konsesi yang telah di lepaskannya.

9. Menambah ekstra

Sebuah taktik dimana kita harus mencoba menambah kemenangan pada saat terakhir, walaupun sebenarnya negosiasi telah berakhir

10. Memberi pilihan

Agar bernegosiasi kita dapat memberikan jasa pilihan kedua yaitu menurunkan syarat-syarat karena suatu kualitas barangnya

Read Other

Tuesday, 3 December 2013

Materi Merumuskan Solusi Masalah

By Kpoper Media | At 17:49 | Label : | 0 Comments

af 1. Pengertian masalah

a. Kesenjangan antara kenyataan dengan harapan,antara rencana dengan pelaksanaannya

b. Penyimpangan dari standar atau dari apa yang dianggap normal

c. Sesuatu masalah menjadi masalah karena dipermasalahkan

d. Hambatan yang dihadapi seseorang dalam menncapai tujuan tertentu dan orang itu tidak langsung mengetahui bagaimana memecahkannya dan berangsur mengetahui cara pemecahannya dengan menggunakan energy kognitif tertentu

Ciri-ciri masalah:

a. Adanya kesulitan yang harus dipecahkan

b. Merupakan tantangan yang harus dilalui

c. Memenuhi unsur yang menggerakan untuk membahasnya

d. Bersifat penting dan realistis

e. Berguna untuk dipecahkan

2. Jenis –jenis masalah

Secara umum dibedakan menjadi 4 yaitu:

a. Masalah pribadi

Masalah yang dialami oleh individu yang bersangkutan

b. Masalah keluarga

Masalah yang terjadi di lingkungan keluarga dirumah

c. Masalah organisasi

Masalah yang terjadi pada organisasi tertentu baik yang bergerak untuk mencari keuntungan (profit) maupun yang tidak mencari keuntungan (nonprovit)

d. Masalah masyarakat

Masalah yang terjadi dalam masyarakat yang ditimbulkan oleh masyarakat itu sendiri

3. Tehnik Pemecahan Masalah

a. Metode diskusi

Dipakai untuk memecahkan masalah yang terjadii dalam kelompok dan harus diambil keputusan atau alternative pemecahan, maka pemecahan tersebut di pecahkan debgan musyawarah atau jika tidak terjadi kesepakatan dapat diambil voting

b. Barin stroming (curah pendapat)

Teknik pemecahan masalah secara kelompok dengan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada anggota kelompok untuk menyampaikn pendapat secara bebas dalam membahas suatu masalah,yang perlu diperhatikan adalah jangan ada usaha untuk mengevaluasi gagasan selama proses curah pendapat berlangsung caranya adalah:

1) Ide yang dikeluarkan dicatat diselembar kertas yang lebar atau papan tulis jika ditanya ide sudah tidak keluar lagi maka maka ketua kelompok memandu menidentifikasikan ide yang ama sampai di dapatkan butir-butir penting yang dicapai memecahkan masalah kelompok.

c. Brain writing

d. Synthetic

Tekhnik pemecahan masalah dengan menekankan aktifitas spontan dari otak dan sistim syaraf dalam mengadakan eksplorasi dan transformasi permasalahan

Caranya :

1) Peroalan diberikan analisis –perumsan ulang inti persoalan –pengembangan gagasan- menentukan jalan keluar pengembangan gagasan –menentukan jalan keluar

Read Other

Mengembangkan Semangat Wirausaha

By Kpoper Media | At 17:45 | Label : | 0 Comments

xa 1. Kreatifitas menurut conny semiawan ada 2 yaitu

a. Kreatifitas : kemampuan unutk menciptakan suatu produk

b. Kreatifitas : kemampuan seseorrang untuk melahirkan seseuatu yang baru baik berupa gagasan maupun karya nyata yang berbeda dengan apa yang telah ada sebelumnya

2. Ciri kreatifitas menurut A KAO:

a. Keterbukaan menurut pengalaman

b. Melihat sesuatu dengan cara tidak biasa

c. Keingintahuan

d. Menerima dan menyesuaikan yang kelihatannya berlawanan

e. Dapat menerima perbedaan

f. Percaya pada diri sendiri

g. Tekun

h. Berani mengambil risiko

i. Tidak hanya tunduk pada standard an pengawasan kelompok

Sedangkan RANDSEPP menyebut cirri-ciri pemikiran kreatif sebagai berikut:

a. Sensitive terhadap masalah

b. Mampu menghasilkan ide besar

c. Fleksible

d. Keaslian

Berdasarkan analisis factor, Guilford menemukan bahwa ada 5 sifat yang menjadi kemampuan berfikir kreatif :

a. Fluency (kelancaran)

Kemampuan untuk menghasilkan banyak gagasan

b. Flexibility (keluwesan)

Kemampuan untuk mengemukakan bermacam –macam pemecahan/pendekatan terhadap permasalahan

c. Originality (keaslian)

Kemampuan untuk mencetusakan gagasan dengan cara yang asli

d. Elaboration (penguraian)

Kemampuan untuk menguraikan sesuatu secara rinci

e. Redefinition (perumusan kembali)

Dengan mengembangkan kreaifitas seorang wirausaha akan mampu :

a. Meningkatkan ketrampilan

b. Meningkatkan mutu produk dan pelayanan

c. Meningkatkan efisiensi efektif

d. Meningkatkan inisiatif

e. Meningkatkan keuntungan

3. Inovasi

1. Inovasi adalah proses mengubah ide baru atau aplikasi baru menjadi produk yang berguna

2. Fungsi inovasi

a. Meningkatkan permintaan dan mempetahankan kesinambungan bisnis

b. Agar perusahaan tidak mengalami stagnasi(kemandegan)

Ada 2 prinsip dalam inovasi yaitu prinsip keharusan dan prinsip larangan.

1. Prinsip keharusan

a. Keharusa menganalisis peluang

b. Keharusan memperluas wawasan

c. Keharusan berpindah efektif

d. Keharusan unutk berfikir muluk-muluk

2. Prinsip larangan

a. Larangan untuk berlagak pintar

b. Larangan unutk rakus

c. Larangan untuk berfikir terlalu jauh kedepan

Menurut kuratko ada 4 jenis tipe inovatif yaitu

a. Invensi

b. Ekstensi

c. Duplikasi

d. Sintesis

Read Other

Mengelola Sumber Daya Manusia KWU

By Kpoper Media | At 17:38 | Label : | 1 Comments

Berikut hal penting dalam pengelolaan sumberdaya manusia:

index 1. Langkah Pengelolaan Sumber Daya Manusia

Pengelolaan sumber daya manusia berkisar pada pengadaan ,penggunaan dan peningkttan sumberdaya manusia yang bekerja di dalam perusahaan. Tahap pengelolaan sumberdaya manusia didalam perusahaan , mencakup recruitmen (penarikan),seleksi,orientasi dan pengembangannya.tahap pengelolaan perlu memperhatikan kesesuaian antara kemampuan sumberdaya manusia dan apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab didalam perusahaan.

Dalam pengelolaann sumberdaya manusia,wirausaha perlu memperhatikan dan member kesempatan untuk memperoleh pelatihan,pendidikan,supervisi,penilaian kerja,imbalan serta jaminan perlindungan dan kesehatan kerja. Akhirnya,tujuan pengelolaan sumberdaya manusia yang bekerja didalm perusahaan ialah bagaimana agar para pegawai atau karyawan merasa puas dalam bekerja.

Adapun langkah langkah dalam pengelolaan sumbardaya manusia yang bekerja didalam perusahaan sebagai berikut:

a. Membuat sesuatu pengelolaan sumberdaya manusia dengan menentukan ebutuhan pegawai atau karyawan dan tujuan yang dicapai perusahaan.

b. Megadakan observasi dan penelitian yaitu dengan melakukan penyelidikan twerhadap keterangan yangsudah dikumpulkan sehubungan dengan sumberdaya manusia.

c. Menyelesaikan masalah sumberdaya manusia didalam perusahaan dengan metode yang diperkirakan ada relevansinyadengan keperluan pengelolaan sumberdaya manusia yang berkualitas dalam perusahaan.

d. Berdasarkan hasil pemilihan dan hasil percobaan terhadap sumberdaya manusia sebagai karyawan didalam perusahaan.

e. Metode metode yang akan di pilih dan di uji terus di evaluasi berdasarkan hasil pengalaman wirausaha didalam mengelola sumberdaya manusia didalam perusahaannya.

f. Akhirnya, wirausaha melaksanakan metode pengelolaan sumberdaya manusia yang sudah ditentukan dengan menetapkan pelaksanaan pelaksanaanya atau tugas yang ada diperusahaan.

2. Maksud dan tujuan pengeloalaan sumberdaya manusia

Pengelolaan sumberdaya manusia selalu berhubuungan dengan segala macam usaha untuk mencapai dan memelihara pegawai atau karyawan didalam perusahaan milik wirusaha dengan memuaskan. Adapun maksud dan tujuan dalam menerapkan pengelolaan sumberdaya manusia pada pegawai perusahaan yaitu sebagai berikut:

a. Untuk mendapatkan pegawai dan membinanya dalam rangka mendayagunakan sumberdaya manusia yang berkualitas di dalam melaksanakan pekerjaannya.

b. Untuk meningkatkat kreativitas, inovatif, prestatif dan ketrampilan kerja pegawai didalam perusahaan untuk wirausaha.

c. Untuk menciptakan suasana dan hubungan kerja yang lebih baik dan harmonis dan serasi diantara pegawai baik secara vertical maupun horizontal.

3. Pelaksanaan pengelolaan sumberdaya manusia

Dalam melaksanakan sumber daya manusia oleh seorang wira usaha harus harus mempertimbangkan masalah pembinaan dan pengembangannya.

Adapun langkah langkah yang dapat di lakukan pada tahap ini adalah sebagai berikut:

a. Latihan dan pendidikan

Latihan dan pendidikan merupakan upaya perusahaan meningkatkan kemampuan dan ketrampilan karyawan sehingga dapat menorong kreativitas, prestasi dan produktifitas karyawan yang tentunya hal ini akan sangat menguntungkan bagi perusahaan dank arena hal ini pula perusahaan berani mengeluarkan dana yang cukup besar untuk program ini. Adapun manfaat latihan dan pendidikan secara rinci adalah untuk meningkatkan produktifitas, stabilitas, fleksibilitas tenaga kerja,mendorong pertumbuhan pribadi tenaga kerja, serta dapat menciptakan kepuasaan kerja yang dapat mendorong timbulnya semangat dan gairah kerja.

1. Sasaran yang diharapkan dari pelatihan

a) Pekerjaan diharpkan lebih cepat lebih baik.

b) Penggunaan dapat lebih cermat.

c) Penggunaan peralatan dan mesin diharapkan dapat lebih tahan lama.

d) Angka kecelakaan diharapkan lebih kecil.

e) Tanggung jawab diharapkan lebih besar.

f) Biaya produksi diharapkan lebih rendah.

g) Kelangsungan perusahaan dapat lebih terjamin.

2. Keuntungan tambahan dari pelatihan

a) Mengurangi pengawasan

b) Meningatkan rasa harga diri

c) Meningkatka kerja sama antar mereka

d) Memudahkan pelaksanaan promosi dan mutasi

e) Memudahkan pendelegasian wewenang

3. Cara atau system pelatihan

a) System magang

b) System ceramah atau kuliah

c) System peragaan

d) System bimbingan

e) System latihan praktik

f) System diskusi

g) System games atau permainan

h) System kombinasi

b. Mutasi dan promosi

Upaya lain untuk membina da mengembangkan tenaga kerja adalah dengan mutasi atau promosi. Kegiatan dari pimpinan perusahaan untuk memindahkan karyawan dari suatu pekerjaan atau jabatan yang di anggap setingkat atay sejajar disebut dengan mutasi. Mutasi dilakukan untuk mengurangi kejenuhan tenaga kerja sehingga dapat menumbuhkan semangat,prestasi dan produktivitas kerja.

Promosi adalah proses pemindahan pegawai atau karyawan dari suatu pekerjaan yang satu ke pekerjaan atau jabatan yang lain yang lebih tinggi tingkatanya.promosi dilakukan untuk membeikan kesempatan kepada tenaga kerja untuk megaktualisas diri (mengembangkan diri)dengan memberikan tantangan dan tanggung jawab yang lebih besar.

Secara rinci tujuan mutasi sebagai berikut:

1) Persiapan untuk promosi

2) Mengusahakan orang yang tepat pada tempat yang tepat

3) Meningkatkan kerjasama antar kelompok

4) Meningkatkan semangat dan gairah kerja

5) Menciptakan persaingan sehat

6) Agar dapat saling mengganti

7) Mengurangi labour turn over

Adapun pertimbangan dalam melakukan promosi adalah sebagai berikut:

1) Perlu di perhatikan syarat syarat tertentu seperti tingkat pengalaman,loyalitas dsb

2) Agar dalam pelaksanaan promosi moral yang tinggi selalu terjaga,maka hendaknya dapat ditetapka syarat promosi yang tegas dan jelas

3) Agar promosi yang dilakukan tidak terjadi kesalahan maka evaluasi harus dilakukan secara rutin,lengka dan objektif

c. Motivasi

Dalam rangka membina dan meningkatkan tenaga kerja dapat dilakukn dengan pemberian motivasi. Agar kemampua sumberdaya manusia sebagai pegawai atau karyawan perusahaan tersebut dapat berkembang deng an baik,maka wirusaha sebagai pemilik perusahaan memberikan perhatian dan dorongan kepada pegawai. Daya dorong yang di berikan oleh wirausaha sebagai pemilik perusahaan kepada pegawai supaya kinerjanya meningkat disebut motivasi. Motivasi adalah suatu perangsang atau pendorong bagi para pegawai agr bekeja lebih produktif.

Adapun cara pemberian motivasi kepada adalah sebagai berikut:

1) Pemberian insentif semimaterial

Pemberian intensif semimaterial adalah daya d rong yang diberikan wirausaha sebagai pemilik perusahaan kepada pegawai agar kinerjanya meningkatdan produktif. Motivasi wirausaha diberikan dalam bentuk :

a) Penempatan pegawai yang tepat didalam suatu jabatan yang tepat pula

b) Memberikan pelatihan secara sistematis

c) Memberikan dan menyediakan fasilitas kerja dalam perusahaan

d) Memberikan jabatan yang cocok dengan keahlian pegawai di dalam perusahan

2) Pemberian insentif material

Pemberian insentif material yang diberikan wirausaha sebagai pemilik perusahaan sebagai dorongan yang di nilai dengan pemberian uang. Dengan memberikan upah atu bonus ynag cukup atau memadai akan mendorong karyawan untuk menigkatkan kinerjanya.

3) Pemberian insentif immaterial

Segala sesuatu perangsang yang diberikan perusahaan untuk dapat meningkatkan rasa kepusaan didalam bekerja disebut insentif immaterial.

Motivasi yang di berikan dengan cara :

a) Sikap atasan kepada para tenaga kerja yang manusiawi

b) Adanya perhatian atasan terhadap teaga kerja secara individu

c) Adanaya penghargaan dari atasan atas dedikasinya kepada pegawai

d) Adanya sikap simpati dari atasan terhadap tenaga kerja secara individu

e) Adanya hubungan kerja yang serasi antara semua pihak

Selain menyyangkut hal hal yang telah diuraikan di atas, ada masalah masalah lain yang harus di laksanakan oleh pengusaha yang berkaitan dengan menelola sumberdaya manusia. Masalah masalah tersebut antar lain:

a) Masalah kompensasi

b) Masalah likungan kerja

c) Masalah kedisiplinan

d) Masalah teori konflik

e) Masalah kelelahan dan kebosanan

f) Masalah pendelegasian wewenang

g) Masalah komunikasi

h) Masalah partisipasi

i) Masalah PHK

j) Masalah membina hubungan dengan serikat buruh

4. Pemberhentian tenaga kerja

Tahap ini berhubungan dengan masalah pemutusan hubungan kerja. Dalam hal ini asa beberapa factor penyebab mengapa seorang tenaga kerja diberhentikan pekerjaannya,antara lain sebagai berikut:

a) Usia

b) Mengundurkan diri

c) Dianggap tidak lagi cakap menjalankan pekerjaanya misal sakit

d) Masa kontrak kerja habis

e) Meninggal dunia

f) Menjalani pidana penjara

g) Melakukan kesalahan

Read Other

Klasifikasi Orang Menghadapi Risiko Usaha

By Kpoper Media | At 12:46 | Label : | 0 Comments

index 1. FAKTOR PENYEBAB RISIKO USAHA

Faktor-faktor yang menyebabkan munculnya risiko usaha adalah sebagai berikut.

1).     Perubahan, meliputi:

a.      Lingkungan dan global

b.     Sosial dan ekonomi

c.     Persaingan

d.     Gaya hidup

e.      Tren pasar

f.       Teknologi

g.     Budaya

h.     Peraturan pemerintah

2).     Kesalahan strategi dan perencanaan.

3).     Keputusan yang tidak tepat sehingga menimbulkan kejadian di luar rencana.

4).     Persiapan yang kurang matang.

5).     Kelengkapan  pribadi atau penanggungjawab.

B.   KLASIFIKASI ORANG DALAM MENGHADAPI RISIKO USAHA

Berdasarkan cara pandang dan menghadapi risiko, setiap orang/ wirausaha dapat diklasifikasikan sebagai berikut.

1.     Risk Avoider

Risk avioder adalah orang yang tidak senang menghadapi risiko bahkan cenderung menghindari risiko. Menurutorang-orang ini, risiko merupakan sumber masalah. Risk avoider juga dikenal dengan risk free atau orang yang ingin bebas dari risiko.

2.     Risk Calculator

Risk calculator adalah orang yang berani mengambil keputusan bila risiko atau dampaknya bsa dikalkulasikan (dihitung berapa tingkat kerugiannya).

3.     Risk Taker

Risk taker adalah orang yang berani namun spekulatif dalam mengambil keputusan dengan mengukur risiko secara intuitif saja. Para risk taker ini sering disebut speculator atau gambler.

4.     Risk Manager

Risk manager adalah orang yang berani dan mampu mengambil keputusan berdasarkan perhitungan tingkat risiko dan ketidakpastian dengan mengandalkan intuisinya untuk memperoleh keuntungan bisnis.

Mengidentifikasi Sikap Dan Perilaku Wirausaha

By Kpoper Media | At 12:43 | Label : | 0 Comments

Sztp7zo0s0 1. Karakteristik yang dimaksud dalam konteks materi wirausaha ini adalah sesuatu yang berhubungan dengan ciri khas, watak, perilaku tabiat, sikap seseorang(wirausaha) terhadap perjuangan hidup untuk mencapai kebahagiaan lahir dan batin. Menurut Geoffrey G. Mereidth dalam bukunya “kewirausahaan” ciri-ciri profil wirausaha adalah sebagai berikut:

Ciri-ciri

Watak

Percaya diri

Keyakinan, ketergantungan,individualitas dan optimism

Berorientasikan tugas dan hasil

Kebutuhan akan prestasi, berorientasi laba, ketekunan dan ketabahan, tekad kerja keras, mempunyai dorongan kuat, energetic dan inisiatif

Pengambilan risiko

Kemampuan mengambil risiko dan suka kepada tantangan

Kepemimpinan

Bertingkah laku sebagai pemimpin, dapat bergaul dengan orang lain, menanggapi saran-saran dan kritik

Keorisinilan

Inovatif dan kreatif, fleksibel, punya banyak sumber, serba bisa, mengetahui banyak

Berorientasi ke masa depan

Pandangan ke depan, perseptis

Sedangkan Bygrave merumuskan 10 sifat dari wirausaha yang terkenal dengan istilah 10 D yaitu:

a. Dream (mimpi)

Seorang wirausaha mempunyai bisi keinginan terhadap masa depan pribadi dan bisnisnya serta mempunyai kemampuan untuk mewujudkan impiannya

b. Decisiveness (cepat mengambil keputusan)

Seorang wirausaha adalah orang yang tidak bekerja lambat. Mereka membuat keputusan secara cepat dengan penuh perhitungan. Kecepatan dan ketepatan mengambil keputusan adalah faktor kunci dalam kesuksesan bisnis

c. Doers (pelaku)

Seorang wirausaha dalam membuat keputusan akan langsung menindaklanjuti. Mereka melaksanakan kegiatannya secepat mungkin. Seorang wirausaha tidak mau menunda-nunda kesempatan yang baik dalam bisnisnya

d. Determination (ketetapan hati)

Seorang wirausaha, melaksanakan kegiatannya dengan penuh perhatian. Rasa tanggung jawab tinggi dan tidak mau menyerah, walaupun dihadapkan pada kalangan dan rintangan yang tidak dapat mungkin dapat diatasi

e. Dedication (dedikasi)

Seorang memiliki dedikasi yang tinggi terhadap bisnisnya, kadang-kadang mengorbankan kepentingan keluarga untuk sementara. Wirausaha didalam melaksanakan pekerjaannyya tidak mengenal lelah. Semua perhatian dan kegiatannya dipusatkan semata-mata untuk kegiatan bisnis

f. Devotion (kesetiaan)

Seorang wirausaha mencintai pekerjaan bisnisnya dan produk yang dihasilkannya. Hal inilah yang medorong keberhasilan yang efektif untuk menjual bisnisya

g. Detail (rinci)

Seorang wirausaha sangat memperhatikan faktor-faktor kritis secara rinci. Dia tidak mau mengabaikan faktor-faktor kecil yang dapat mennghambat kegiatan usahanya

h. Destiny (nasib)

Seorang wirausaha bertanggung jawab terhadap nasib dan tujuan yag hendak dicapainya. Dia merupakan orang yang bebas dan tidak mau tergantung kepada orang lain

i. Dollars (uang)

Seorang wirausaha tidak mengutamakan mencapai kekayaan, motivasinya bukan karena masalah uang. Uang dianggap sebagai ukuran kesuksesan bisnisnya. Ia berasumsi jika berhasil dalam bisnis maka ia pantas mendapatkan laba,bonus atau hadiah

j. Distribute (distribusi)

Seorang wirausaha bersedia mendistribusikan kepemilikan bisnisnya kepada orang-orang kepercayaan itu yaitu orang-orang yang kritis dan mau diajak mencapai sukses dalam bidang bisnisnya

Untuk mewujudkan karakter (ciri,watak dan sifat) diatas dibutuhkan :

a. Kerja keras

Artinya kegiatan yang dikerjakan secara sungguh-sungguh tanpa mengenal lelah atau berhenti sebelum target kerja tercapai dan selalu mengutamakan atau memperhatikan kepuasan hasil pada setiap kegiatan yang dilakukan

b. Disiplin

Sikap yang selalu tepat waktu dan tepat janji. Sehingga orang lain mempercayainya, modal utama dalam berwirausaha adalah “perolehan kepercayaan dari orang lain”

c. Mandiri

Artinya sikap untuk tidak menggantungkan keputusan akan apa yang harus dilakukan kepada orang lain, sesuatu dikerjakan karena kemauan sendiri serta tidak merasa besar

Karena orang lain, tetapi besar karena usaha kerasnya risiko yang dihadapi serta hambatan dan masalah yang harus diselesaikan adalah milik kita sendiri dan kita yang cara memutuskan cara menghadapi dan menuntaskannya, tentunya selalu berdoa dan ingat kepada Tuhan Yang Maha Esa

d. Realistis

yaitu cara berpikir yang penuh dengan perhitungan dan sesuai dengan kemampuan sehingga gagasan yang akan diajukan bukan hanya menjadi angan-angan atau mimpi belaka. Oleh karena itu apabila anda memiliki gagasan atau ide sekecil atau sebesar apapun harus dipikirkan kemungkinan realistisnya atau keterlaksanaannya

e. Prestatif

Yaitu melakukan sesuatu dengan pikiran bahwa yang akan diwujudkan memiliki nilai-nilai keunggulan sehingga memperoleh penghargaan dari orang lain, tidak asal jadi bahkan meniru hasil karya orang lain

f. Komimen Tinggi

Yaitu sikap yang teguh memegang prinsip kebenaran yang berlaku, tidak sekalipun mengingkarinya walaupun dengan diri sendiri, serta berusaha menyesuaikan perkataan dan perbuatannya

2. Falsafah Wirausaha

Sebagai bagian dari kekhasan wirausaha, berikut ini dikemukakan falsafah dari profil falsafah wirausaha yaitu:

a. Untuk mencapai tujuan yang diinginkan dalam hidup harus banyak belajar tentang dirinya sendiri

b. Kegagalan usaha harus diterima sebagai pengalaman

c. Kekuatan berusaha datangnya dari tindakannya sendiri bukan dari tindakan orang lain

d. Risiko kegagalan selalu ada, tapi para wirausahawan harus menerimanya dan bertanggung jawab

e. Adanya keberhasilan usaha, setelah mengalami kegagalan

f. Wirausahawan yang menghindari risiko rendah tidak ada tantangan dan menjauhi risiko tinggi karena ingin behasil

g. Harga terbesar untuk mempertahankan kemampuan wirausaha adalah adanya sikap positif

h. Prestasi total sebuah bisnis, terutama ditentukan oleh sikap dan tindakan wirausahawan

i. Kejarlah tujuan-tujuan yang berhubungan dengan kemampuan dan ketrampilan yang dimiliki

j. Terimalah apa adanya dan kurangilah kelemahan-kelemahan diri sendiri

Monday, 2 December 2013

Mengelola Proses Produksi Kewirausahaan

By Kpoper Media | At 21:19 | Label : | 0 Comments

Berikut hal hal penting dalam pengelolaan proses produksi

1. Pengertian produksi

images Produksi adalah suatu upaya yang di gunakan dalam rangka menambah nilai pada suatu barang. Arah kegiatannya ditujukan kepada upaya upaya pengaturan yang sifatnya menambah atau menciptakan kegunaan dari suatu barang atau jasa.

Untuk melaksanakan kegiatan produksi tersebut perlu dibuat suatu perencanaan yan menyangkut apa yang akan di produksi, berapa angaran nya dan bagaimana pengawasannya. Bahkan harus pula dipikirkan kemana hasil produksi akan didistribusikan karena pendistribusian dalam bentuk penjualan hasil produuksi pada akhirnya menunjang untuk kelanjutan proses produksi.

Pada hakikatnya, kegiatan produksi akan dapat dilaksanakan jika tesedia factor faktor produksi anatar lain dalah sebagai berikut:

a. Man (tenaga kerja)

b. Money (uang)

c. Material (bahan)

d. Method (metode)

Kegiatan proses produksi tersebut secara garis besar dapat digambrkan sebagai berikut:

 

 

 

 

 

clip_image001

Manager penelitian

2. Perancangan Produk

Dalam perancangan produk ada dua pendekatan yang digunakan yaitu sebagai berikut:

a. Pendekatan pelanggan atau konsumen

Untuk pendekatan ini ,perancangan produk lebih diarahka pada bagaimana memenuhi selera pelanggan agar mereka terpuaskan.

b. Pendekatan pesaing

Perancangan produk lebih diarahkan pada cara pesaing berupaya meningkatkan kepuasan pelanggan untuk memenangkan persaingan,perancangan produk lebih pada memanfaatkan kelemhan pesaing menjadi keunggulan.

Perencanaan produk mencakup design(untuk barang),manfaat,kualitas dan harga,ukuran(barang),keunggulan dari produk lain dll.

Adapun hal yang harus dipertimbangkan dalam menetapkan skala proses produksi barang dan jasa adalah sebagai berikut:

1) Produk apa yang akan diproduksi

2) Kapan kegiatan proses produuksi akan dimulai

3) Berapa besarnya dana yang diperlukan

4) Berapa banyak tenaga kerja yang diperlukan

5) Peralatan apa yang diperlukan

6) Berapa tingkat persediaan bahan baku yang di perlukan

Syarat syarat dalam penetapan skala proses produksi barang dan jasa di antaranya sebagai berikut:

1) Penetapan skala proses produksi barang dan jasa harus disesuaikan dengan tujuan usaha

2) Penetapan skala proses produksi barang dan jasa harus sederhana dan mudah dijalankan

3) Penetapan skala proses produksi barang dan jasa harus dapat memberikan analisis dan klasifikasi tentang kegiatan operasi proses produksi

Adapun tahap tahapan di dalam penetapan skala proses produksi barang dan jasa sebagai berikut:

a. Routing

Menetapkan dan menentukan termasuk penyusunan alat alat yang di pergunakan.

b. Scheduling

Menetapkan dan menentukan jadwal operasi proses produksi yang disinergikan sebagai suatu kesatuan.

c. Dispatching

Menetapkan dan menentukan proses pemberian perintah untuk mulai melaksanakan operasi proses produksi yang direncanakan di dalam routingdan scheduling

d. Follow up

Menetapkan dan menentukan berbagai kegiatan agar tidak terjadi penundaan dan mendorng terkoordinasinya seluruh perencanaan operasi proses produksi

3. Proses produksi

Proses produksi merupakan kegiatan pembuatan, pengubahan dan lah penciptaan untuk meningkatkan nilai guna suatu barang.sifat produksi adlah mengolah yaitu mengolah bahan baku dan bahan pembantu secara manual atau deengan peralatan sehinggmenghasikan suatu produk yang nilainya lebih dari barang semula

Proses produksi di bedakan menjadi 2 yaitu:

a. Proses produksi terus menerus

b. Proses produksi berselingan

4. Tata letak mesin

Dalam suatu perusahaan industry yang melakukan proses produksi sedimikian rupa ternyata bukan hanya lokasi pabrik saja tetapi tataletak mesinmemegang peranan penting .

Tata letak mesin harus disesuaikan dengan kebutuhan proses produksi yang tentunya meliputi penyimpanan dan jalan untuk kelancaran arus bahan baku di pabrik urutan dan pengerjaan harus dilakukan sampai menjadi produk akhir.

Pola pemilihan tata lettak mesin antara lain dipengaruhi oleh:

a. Sifat produksi

b. Urutan proses produksi

c. Macam hasil produksi

d. Peralatan da perlengkapan yang digunakan

Read Other

Mengelola Keuangan (Menjalankan Usaha Kecil)

By Kpoper Media | At 21:14 | Label : | 2 Comments

A. Mengelola keuangan

mengelola keuangan Berikut hal penting dalam pengelolaan keuangan:

1. Tujuan pengelolaan keuangan

a. Ingin meningkatkan pertumbuhan usaha

b. Ingin meningkatkan kemampuan laba didalam usaha

c. Ingin meningkatka efisiensi didalam usaha

d. Ingin meningkatkan imbalan untuk pemilik usaha

2. Fungsi pengelolaan keuangan usaha

a. Menangani masalah masalah khusus yang ada dalam perusahaan

b. Mencari,memilih dan mencampur sumber keuangan usaha

c. Perencanaan dan pengendalian keuangan usaha

d. Pengadaan pemilihan sumber keuangan usaha

3. System pengelolaan keuangan usaha

Sistem pengelolaan keuangan usaha yang menyangkut rencana pendapatan usaha,pengeluaran da pembiayaan kegiatan usaha.

Didalam system pengelolaan keuangan usaha hal yang perlu dibuat dan dipertimbangkan ooleh wirausahawan adalah sebagai berikut:

a. Membuat pembukuan yang teratur dan tertib

b. Memeriksa keabsahan semua bukti pembayaran didalam kegiatan usaha

c. Memisahkan keuangan pribadi dengan keuangan perusahaan

d. Menentukan gaji pegawai termasuk gaji pemilik perusahaan

e. Menggunakan jasa bank bank sebaik baiknya

f. Membuat anggaran untuk semua aspek keuangan dan membandingkan dengan realisasinya

Read Other

Materi Mengelola Fasilitas Dan Bahan Baku

By Kpoper Media | At 21:11 | Label : | 2 Comments

af Pengelolaan fasilitas dan bahan baku merupakan kegiatan yang sangat penting mengingat hal tersebut berpengaruh langsung tehadap kelancaran dan mutu produk. Akan sangat disayangkan , jika karena kehabisan bahan baku atau mutunya rendah mengakibatkan produksinya terhambat atau bermutu rendah. Kegiatan pengelolaan fasilitas dan bahan baku ini di mulai dari pengadaan sampai pengendaliannya.

1. Pengertian dan aspek aspek pengadaan fasilltas dan bahan baku

Sebagaimana kita ketahui, perbekalan proses produksi meliputi semua barang dan bahan bahan baku yang dimiliki perusahaan dan digunakan prosess produksi. Adapun yag di maksud dengan bahan adalah unsur yang melekat dan secara langsung terlibat pada produk yang bersangkutan. Bahan dapat dibedakan atas bahan baku dan bahan pembantu. Bahan baku adalah bahan utama yang diolah atau diproses menjadi produk jadi, sedangkan produk pembantu adalah bahan yang ditmbahkan dan sifatnya melengkapi.

Berikut pengadaan bahan baku yang dibutuhkan perusahaan.

a. Bahan baku untuk proses produksi

b. Bahan baku setengah jadi

c. Bahan pembanu untuk proses produksi

d. Bahan pengemas produk

Sedangkan aspek aspek didalam pengadaan bahan baku, yaitu sebagai berikut:

a. Sumber air dan listrik

b. Sumber tenaga kerja dan bahan baku

c. Jalan dan transportasi

d. Sumber penunjang lainnya

Bahan baku mengacu pada tangible input yang digunakan dalam proses produksi. Bahan baku dapat berupa sumberdaya alam atau dalam konteks industry yang memerlukan bahan mentah dan komponen langsung yang digunakan. Adapun fasilitas bahan baku itu merupakan kemudahan kemudahan yang dapat dimanfaatkan untuk perkembangan usaha. Fasilitas fasilitas yang mungkin digunakan adalah sebagai berikut:

a. Peraturan pemerinah yang mengatur hak dan kewajiban wirausaha

b. Kemudahan akan kebutuhan tenaga kerja

c. Kemudahan akan transportasi

d. Kemudahan akan tenaga listrik, air, telepon

e. Kemudahan akan surat izin usaha

f. Kemudahan akan kebutuhan bahan baku

g. Kebutuhan akan pengurusan pajak

Disamping itu ,yang tidak dapat diabaikan adalah pengelolaan fasilitas produksi barang dan jasa dalam perusahaan, misalnya mesin mesin dan peralatan serta kelengkapan sarana dan prasarana.

Pengaturan dan pengendalian fasilitas bahan baku

Didalam pengelolaannya, letak fasilitas produksi barang dan jasa sepereti mesin mesin dan peralatan lainnya merupakan salah satu sistim produksi. Letak fasilitas produksi barang dan jasa mempunyai pengaruh langsung terhadap produktifitas perusahaan.

Oleh karena itu susunan dari mesin mesin dan peralatan produksi sedapat mungkin harus menunjang pelaksanaan proses produksi dengan baik sehingga produktivitas perusahaan dapat dipertahankan.

Selain letak fasilitas produksi barang dan jasa, ketersediaan dan pengendalian bahan baku merupakan hal yang sangat penting bagi wirausaha yang mengelola perusahaan . dapat di bayangkan jika bahan baku tidak ada maka kegiatan produksi akan terhenti.oleh karena itu kecukupan persediaan bahan baku sangat diperlukan oleh perusahaan.

Akan tetapi jika ketersediaan bahan baku terlalu banyak bukan berarti menguntungkan perusahaan, sebab hl itu akan semakin menambah biaya biaya persediaan yang harus ditanggung oleh perusahaan yang bersangkutan

Maka dari itu kita perlu memerhatikan factor factor yang dapat memengaruhi persediaan bahan baku tersebut.

Adapun penyusunan kebutuhan peralatan yang akan dibeli perlu mempertimbangakan hal hal berikut:

a. Kegunaan dan peralatan yang diperlukan

b. Kebutuhan dari peralatan

c. Biaya atau haraga yang kan di beli

d. Efisiensi dan efekivitas

e. Kemudahan didalam pemeliharaannya

f. Keawetan peralatan yang digunakan

Selanjutnya kelengkapan sarana dan prasarana juga sangat diperlukan untuk untuk menunjang keberhasilan usaha.kelengkapan sarana dan prasarana dapat menghemat biaya dan dan efeisiensi dalam menyelesaikan pekerjaan

Berikut factor yang perlu di pertimbangkan dalam kelengkapan sarana dan prasarana:

a. Kelengkapan sarana dan prasarana harus menghemat ruangan dan tempat

b. Kelengkapan sarana dan prasarana harus meningkatka produktifas usaha

c. Kelengkapan sarana dan prasaran harus dapat dipindah pindah

d. Kelengkapan sarana dan prasaran harus bebas dari risiko kebakaran

e. Kelengkapan sarana dan prasana harus harus benar benar berfungsi dalam usaha

Read Other

Materi Macam-macam Risiko Usaha

By Kpoper Media | At 21:08 | Label : | 0 Comments

Beikut adalah macam risiko usaha :

ada 1. Risiko teknis / risiko intern (kerugian)

Risiko yang tejadi akibat kekurangmampuan manger atau wirausaha dalam mengambil keputusan .

Contoh :

a. Biaya produksi yang tinggi atau inefisien

b. Pemakaian sumberdaya yang tidak seimbang

c. Terjadi pencurian akibat pengawasan yang kurang baik

d. Terjadi kebakaran akibat keteledoran

e. Terus enerus rugi akibat biaya yang terus membengkak serta harga jual yang tidak berubah

f. Penempatan tenaga kerja yang kurang tepat

g. Perencanaan dan design yang salah

cara mengantisipasi risiko teknis:

a. Keterampilan teknis (technological skill)

Yang berkaitan dengan proses produksi yang dihasilkan, contoh : Mengganti alat tradisonal dengan modern

b. Keterampilan mengorganisir

Kemampuan mengolah factor produksi dalam berusaha mencakup SDA dan SDM

c. Ketermapilan memimpin (managerial skill)

Kemampuan untuk mencapai tujuan usaha yang dapat dikerjakan dengan baik dan serasi oleh semua orang yang ada pada organisasi

B. Membuat Strategi Usaha Yang Terarah Untuk Masa Depan

Dalam membuat strategi untuk masa depan yang harus dilakukan meliputi: strategi produksi,strategi sdm,strategi keuangan,strategi operasional,strategi pemasaran,strategi strategi penelitian dan strategi pengembangan.

Tujuan strategi ada 3 yaitu :

a. Tetap memperoleh keuntungan

b. Hari depan lebih baik dari sekarang (usaha berkembang)

c. Tetap bertahhan (survive)upaya yang dilakukan adalah kepandaian menganalisis dan mendiagnosa keadaan di dalam dan diluar lingkungan organisasi

2. Risiko pasar

Risiko yang terjadi akibat produk yang dihasilkan kurang laku dipasaran.

Mengantisipasinya adalah:

a. Mengadakan inovasi

b. Mengadakan penelitian (research)

3. Risiko kredit

Risiko yang ditanggung kreditor akibat debitur tidak membayar pinjaman sesuai waktu yang telah disepakati

Mengantisipasinya adalah :

a. Jangan memberikan kredit pada sembarang orang tetapi berikan kepada orang yang tepat atau miniml memenuhi syarat sebagai berikut:

a) Dapat dipercaya (character)

Watak dan reputasi yang telah diketahui

b) Kemampuan untuk membayar (capacity)

Kemampuan modal sendiri yang ditempatkan dalam usaha yang disebut net personal asset

c) Keadaan usahanya sendiri (condition)

Apakah menunjukkan naik,mendatar atu turun

b. Jangan memberikan pinjaman yang besar

c. Perhatikan dana debitur

4. Risiko diluar kemampuan manusia

Biasanya terjadi diluar kuasa manusia seperti bencana alam

Read Other

Materi Asas,Tujuan dan Manfaat Kewirausahaan

By Kpoper Media | At 20:59 | Label : | 1 Comments

asas 1. Asas Kewirausahaan

a. Kemampuan berkarya dalam kebersamaan berlandaskan etika bisnis yang sehat

b. Kemampuan bekeja secara tekun dan produktif

c. Kemamppuan memecahkan masalah dan mengambil keputusan secara sistematis termasuk keberanian mengambil risiko bisnis

d. Kemampuan berkarya dan semangat kemandirian

e. Kemampuan berpikir kreatif dan inovatif

2. Tujuan Kewirusahaan

a. Meningkatkan jumlah wirausaha yang berkualitas

b. Mewujudkan kemampuan dan kemantapan para wirausahawan unuk menghasilkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat

c. Membudayakan sikap dan perilaku kemampuan kewirausahaan di kalangan masyarakat yang mampu handal dan unggul

d. Menumbuh kembangkan kesadaran dan orientasi kewirausahaan yang tangguh dan kuat terhadap masyarakat

3. Manfaat Kewirausahaan

a. Sebagai generator pembangunan lingkungan pribadi,distribusi,pemeliaraan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat

b. Dapat memberi bantuan kepada orang lain dan pembangunan social sesuai kemampuan

c. Menambah daya tampung tenaga kerja sehingga mengurangi pengangguran

d. Dapat mendidik masyarakat agar tidak hidup boros

4. Sasaran kewirausahaan

a. Para generasi muda pada umumnya

b. Para pelaku ekonomi yang terdiri atas para pengusaha kecil dan koperasi

5. Fungsi dan Peranan Kewirausahaan

1) Fungsi adanyan kewirausahaan adalah:

a. Mengusahakan inovasi baru

b. Membuka pasar baru

c. Memasuki usaha baru yang belum penah di coba orang lain

d. Memilih jenis produksi barang dan jasa

2) Peranan Kewirausahaan adalah :

a. Wirausahawan berusaha mengurangi pengangguran

b. Wirausahawan berusaha mengurangi kesenjangan social

c. Wirausaha berusaha menuingkatkan taraf hidup anggotanya dan masyarakat lingkngannya

d. Wirausaha memajukan perekonomian bangsa dan Negara

e. Wirausaha berusaha memperkecil ketergantungan terhadap bantuan luar negeri

f. Wirausaha berusaha memenuhi segala macam kebutuhan masyarakat terhadap produk dan jasa

Read Other

◄ Posting Baru Posting Lama ►
 

Copyright © 2016. Educational Top Studies Files - All Rights Reserved B-Seo Versi 5 by Blog Bamz